Jurnalismalang.com – Bertempat di Lapangan Ki Angmor, Walikota Malang, Wahyu Hidayat, pada Kamis (23/04/2026), resmi melepas sebanyak 1.201 jamaah haji Kota Malang yang terbagi dalam 7 Kelompok Terbang (Kloter), yang akan menuju Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ditemui usai acara, Wahyu menuturkan bahwa 7 kloter tersebut merupakan yang terbesar, sehingga jamaah haji tersebut diberangkatkan lebih awal, agar pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan dengan lancar, dan Pemkot Malang telah menyiapkan dukungan transportasi dan koordinasi lintas instansi.
“Kami sudah siapkan transportasinya dan koordinasi langsung lintas instansi. Karena tujuh kloter haji tahun ini menjadi yang terbesar, sehingga harus diberangkatkan lebih awal, supaya pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan lancar,” kata Wahyu.
Wahyu pun berpesan kepada seluruh jamaah haji, untuk menjaga kesehatan, kekompakan dan nama baik Kota Malang.

(Walikota Wahyu saat mengangkat bendera, sebagai simbolis memberangkatkan Jamaah Haji)
“Saya berpesan untuk seluruh jamaah agar tetap menjaga kesehatan dan kekompakan selama berada di Tanah Suci, dan menjaga nama baik Kota Malang,” sambung Wahyu.
Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Alice Mufida menjelaskan, kuota haji Kota Malang tahun ini tetap terpenuhi, meski sebelumnya terdapat perubahan data menjelang keberangkatan.
“Total jamaah tetap 1.201 orang dan seluruhnya masuk gelombang pertama Embarkasi Surabaya,” jelasanya.
Ia melanjutkan, untuk 3 calon jamaah yang dilaporkan wafat sebelum berangkat, posisinya langsung digantikan jamaah cadangan, sementara 5 calon jamaah yang menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan, akan diprioritaskan berangkat pada musim haji berikutnya setelah dinyatakan siap. (DnD)