Joko Widodo Beri Penghargaan Guru SD 2 Negeri Dampit Kabupaten Malang 

Jurnalismalang – Presiden Republik Indonesia ke tujuh Joko Widodo memberi penghargaan kepada Sawitri Mardhiyah (31) guru sekolah dasar negeri 2 Dampit Kabupaten Malang Jawa Timur, setelah berhasil menjadi juara ketiga lomba menulis bagi siswa berkebutuhan khusus.

Sawitri Mardhiyah guru SD negeri 2 Dampit mengaku, dirinya sempat khawatir atas penunjukan lembaganya oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, sebagai sekolah percontohan dalam menangani anak berkebutuhan khusus, yang tidak dibarengi fasilitas sarana dan prasarana fisik maupun sumber daya manusia.

Berkat dorongan serta tekad semua pihak kepala sekolah dan rekan satu profesi serta  kondisi yang ada, maka dirinya memberanikan diri mengikuti lomba menulis yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Direktorat Jenderal Sekolah Menengah dengan mengambil tema tulisan  ” Peranan tutor sebaya dalam membantu memahami bacaan dan meningkatkan implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) siswa reguler terhadap siswa tunanetra di SDN 2 Dampit Kabupaten Malang”.

“Saya mengajar di kelas lima tapi yang saya jadikan penulisan di kelas tiga ,” ujarnya.

Latar belakang menulis, agar keinginannya bisa didengar pemerintah pusat supaya sekolahnya mendapatkan bantuan guru pembimbing khusus dengan latar belakang Pendidikan Luar Biasa (PLB), karena sesuai Permendiknas no 70 tahun 2009 bahwa semua kota yang ditunjuk sebagai penyelenggara inklusi lembaga wajib menyediakan guru berkebutuhan khusus.

“Hampir semua lembaga yang ditunjuk sebagai sekolah inklusi, sampai saat ini belum mendapat penyediaan bantuan guru berkebutuhan khusus,” ungkapnya.

Pemberian penghargaan diberikan oleh tiga guru kedua dari lembaga  SMA Jogja dan satu SMA dari NTT dan yang ketiga SDN 2 Dampit yang diberikan oleh Presiden RI  Joko Widodo. (Yon/DnD)

Share

PinIt
submit to reddit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top