Jurnalismalang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan program RT Berkelas mulai direalisasikan pada Februari 2026. Program ini akan dijalankan secara menyeluruh dengan menitikberatkan pada perencanaan matang serta berbasis pada kebutuhan riil masyarakat di tingkat RT.
Kepastian tersebut disampaikan Wahyu saat menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Ia menegaskan, realisasi program akan dilakukan setelah seluruh tahapan administrasi dan pengawasan dinyatakan aman.
“Insyaallah Februari ini. Kalau hasil pengecekan dari Inspektorat tidak ada masalah, artinya secara top-down aman, maka program RT Berkelas bisa langsung direalisasikan,” ujarnya, Jumat (06/02/2026).
Menurutnya, pelaksanaan RT Berkelas tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Setiap usulan dari RT harus disusun secara terkonsep, terencana, serta benar-benar berbasis kebutuhan, bukan sekadar keinginan sesaat.
“RT Berkelas ini untuk lima tahun. Jadi, jangan hanya merasa ada dana lalu dipakai ini dan itu. Harus ada konsep dan perencanaan sejak awal. Tentukan target lima tahun mau seperti apa, lalu mulai diatur dari sekarang,” tegasnya.
Wahyu juga mendorong setiap RT memiliki tema pengembangan yang jelas, agar program berjalan berkesinambungan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menekankan, RT Berkelas merupakan instrumen pembangunan berbasis wilayah terkecil yang dilaksanakan secara menyeluruh.
“RT Berkelas ini berbeda, karena basisnya RT tapi menyeluruh. Jadi harus sinkron dengan Musrenbang dan Pokir, supaya pembangunan di Kota Malang berjalan terarah dan tidak tumpang tindih,” pungkasnya.(DnD)
