👁 1093 views since Maret 11, 2026

UB Tuan Rumah Workshop AITF Komdigi, Siapkan Talenta AI Hadapi Persaingan Global

Jurnalismalang – Universitas Brawijaya menjadi tuan rumah Workshop Artificial Intelligence Talent Factory (AITF) yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia di Auditorium Gedung F FILKOM Universitas Brawijaya, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan Universitas Gadjah Mada. Dalam pelaksanaannya, peserta dari ITS dan UGM mengikuti kegiatan secara daring.

Rektor UB, Prof Widodo menyampaikan bahwa workshop tersebut bukan sekadar kegiatan akademik biasa, tetapi menjadi langkah awal membangun gerakan nasional untuk menyiapkan talenta digital Indonesia.

Menurutnya, kebutuhan sumber daya manusia di bidang kecerdasan buatan dan teknologi digital saat ini sangat tinggi, sehingga perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten.

Prof. Widodo menjelaskan bahwa kekuatan negara di masa depan tidak lagi hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi oleh penguasaan teknologi, termasuk AI.

Ia juga mengungkapkan bahwa ekonomi digital Indonesia saat ini mencapai sekitar 130 miliar dolar AS dan diproyeksikan meningkat hingga tiga kali lipat pada tahun 2030.

“Jangan sampai pasar digital kita besar, tetapi kita hanya menjadi konsumen, bukan produsen,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital Komdigi, Said Mirza Pahlevi menjelaskan bahwa program AITF dirancang untuk menjembatani kemampuan mahasiswa dengan kebutuhan industri.

Ia menyebutkan, partisipasi perguruan tinggi dan mahasiswa dalam program ini terus meningkat. Tahun lalu kegiatan hanya melibatkan satu universitas dengan 34 peserta, sedangkan tahun ini diikuti tiga universitas dengan total 98 mahasiswa serta lima proyek use case yang dikerjakan.

Dekan FILKOM UB, Tri Astoto Kurniawan menyambut baik kegiatan tersebut sebagai upaya memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang AI dan teknologi digital agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (DnD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top