Jurnalismalang – Kapel Santo Thomas Aquinas di lingkungan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang resmi diberkati oleh Uskup Keuskupan Malang, Mgr. Prof. Hendricus Pidyarto Gunawan, O.Carm., dan diresmikan oleh Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM., pada Minggu siang (1/2/2026).
Meski peresmian baru dilakukan, kapel ini telah dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan rohani bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar. Peresmian tersebut menjadi penegasan formal sekaligus ungkapan syukur atas hadirnya rumah ibadah yang representatif di lingkungan kampus ITN Malang.
Prosesi peresmian berlangsung khidmat usai Misa Minggu, ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Malang bersama Uskup Malang. Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol sinergi antara pemerintah, gereja, dan dunia pendidikan.

Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., menegaskan bahwa keberadaan kapel ini semakin memperkuat semangat toleransi di kampus. Ia menyebut berdirinya masjid, kapel, dan pura secara berdampingan sebagai cerminan ITN Malang yang dikenal sebagai “The Miniature of Indonesia”.
Uskup Hendricus Pidyarto mengapresiasi pembangunan kapel tersebut dan berharap tempat ini dimanfaatkan untuk pembinaan iman agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berkontribusi bagi bangsa. Senada, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menilai ITN sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai multikulturalisme di Kota Malang.
Ketua P2PUTN Malang, Ir. Kartiko Ardi Widodo, MT., menyebut pembangunan kapel sebagai buah gotong royong berbagai pihak, mulai dari pendiri, alumni, hingga para donatur. Kapel ini juga berfungsi sebagai sarana pastoral Keuskupan Malang sesuai nota kesepahaman yang disepakati pada Januari 2026. (DnD)