UB Kembangkan Buku Digital Literasi Kesehatan Anak Berbasis AI Generatif

Oplus_16777216

Jurnalismalang – Universitas Brawijaya (UB) melalui Program Doktor Mengabdi Mahasiswa Membangun Desa (MMD-DM) memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif untuk membuat sepuluh buku digital penunjang literasi kesehatan anak. Program ini dilaksanakan di Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa

Tim pengabdian ini melibatkan dosen dari Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Fakultas Teknik (FT), dan Fakultas Pertanian (FAPET), di antaranya Dr. Ir. Diva Kurnianingtyas, Mochamad Chandra Saputra, dan Dr. Okta Purnawirawan. Mereka didampingi sepuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi FILKOM. Kegiatan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Juli hingga 9 Agustus 2025.

Manfaatkan AI untuk Ilustrasi Buku

Dalam proses produksi, tim menggunakan ChatGPT dari OpenAI untuk menghasilkan ilustrasi cerita. Teknik yang dipakai adalah few-shot prompting, yaitu memberikan contoh gaya visual agar gambar yang dihasilkan konsisten di setiap halaman. “Ilustrasi yang koheren mendukung narasi dan memudahkan anak-anak mengenali karakter,” tulis UB dalam siaran resminya.

Hasil visual kemudian dipoles lewat proses pascaproduksi. Karakter dideskripsikan secara rinci agar tidak berubah dari satu halaman ke halaman lain. Penyusunan buku dilakukan dengan aplikasi Canva, lengkap dengan narasi, dialog, dan grafik pendukung.

Format Digital Interaktif

Buku tidak hanya dicetak, melainkan juga dipublikasikan dalam bentuk e-book interaktif berbasis flipbook daring. Dengan format ini, masyarakat bisa mengakses konten kapan saja melalui perangkat digital. UB menyebut pendekatan tersebut sebagai upaya mengintegrasikan literasi kesehatan dengan literasi digital.

Sepuluh Judul Buku

Selama program berlangsung, tim berhasil merampungkan sepuluh judul buku, di antaranya:

– Misi Rahasia Agen Bimo

– Petualangan Nara dan Si AI Pintar

– Yuk, ke Posyandu

– Petualangan Para Penjaga Gigi

– Rahasia Piring Pelangi Riko

Buku-buku ini mengangkat tema kesehatan anak, mulai dari gizi seimbang, kebersihan diri, hingga etika penggunaan media digital.

Mendukung SDGs

UB menegaskan bahwa program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 3 tentang kesehatan dan poin 4 tentang pendidikan berkualitas. “Penggunaan teknologi AI generatif dalam literasi kesehatan diharapkan menjadi model inspiratif bagi desa-desa lain,” tulis keterangan resmi universitas.

Melalui MMD-DM, UB tidak hanya memperkenalkan literasi kesehatan kepada anak-anak Desa Dono, tetapi juga menunjukkan bahwa AI generatif bisa menjadi sarana efektif untuk pendidikan di tingkat akar rumput. (DnD)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top