Jurnalismalang – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang mengukuhkan sebanyak 400 lulusan dalam Wisuda Sarjana dan Magister Periode 51 Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (18/4/2026).
Prosesi berlangsung khidmat dan menjadi penanda kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Wakil Rektor II UNITRI, Prof. Dr. Ir. KGS. Ahmadi, MP, dalam laporan akademiknya menyampaikan bahwa ratusan lulusan tersebut berasal dari berbagai program studi, baik jenjang sarjana maupun pascasarjana. Pada momen tersebut juga diumumkan lulusan terbaik dari masing-masing fakultas hingga tingkat universitas.
Rektor UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., menegaskan bahwa kampus terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan melalui berbagai program strategis.
“Program yang kami inisiasi berorientasi pada penyiapan lulusan yang memiliki daya saing, tidak hanya secara akademik, tetapi juga kompetensi yang diakui secara nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, UNITRI kini mulai membekali mahasiswa dengan sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Melalui unit uji kompetensi internal, mahasiswa didorong memiliki nilai tambah saat memasuki dunia kerja, seperti sertifikasi kepala proyek bagi mahasiswa Teknik Sipil maupun kompetensi administrasi SDM untuk lulusan Manajemen.
Tak hanya itu, UNITRI juga memperluas kerja sama internasional, salah satunya dengan penyalur tenaga kerja ke Jepang di bidang keperawatan. Langkah ini membuka peluang lulusan untuk berkarier di tingkat global.

(Rektor UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., saat ditemui awak media)
Selain penguatan akademik, kampus juga mengintegrasikan pembelajaran berbasis praktik melalui konsep kampus berdampak.
Mahasiswa didorong menghasilkan karya nyata sebagai portofolio profesional, serta memperkuat soft skill melalui organisasi, seminar, dan kegiatan non-akademik lainnya.
“Ijazah saja tidak cukup. Lulusan harus memiliki kompetensi dan pengalaman nyata agar mampu bersaing,” tegasnya.
Pada wisuda kali ini, gelar lulusan terbaik tingkat universitas diraih oleh Nieke Dedna, S.T dari Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, dengan IPK 3,95. Ia menyebut keberhasilannya merupakan hasil dari disiplin, konsistensi belajar, serta manajemen waktu yang baik.
“Perjalanan saya penuh tantangan, tetapi saya berusaha tetap konsisten dan terus memperbaiki diri,” ungkapnya.
Selain itu, kisah inspiratif juga datang dari Achmad Budi Hartono, mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan bekerja paruh waktu sambil kuliah.
Baginya, wisuda bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan bukti bahwa kerja keras mampu mengalahkan berbagai keterbatasan.
Menutup acara, Rektor UNITRI berpesan kepada para lulusan agar terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan diri.
“Jadilah lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pesannya. (DnD)