{"id":2715,"date":"2018-10-26T12:52:24","date_gmt":"2018-10-26T12:52:24","guid":{"rendered":"http:\/\/jurnalismalang.com\/?p=2715"},"modified":"2018-10-26T12:52:24","modified_gmt":"2018-10-26T12:52:24","slug":"mgmp-bahasa-indonesia-kabupaten-malang-workshop-bahas-soal-hots","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/2018\/10\/26\/mgmp-bahasa-indonesia-kabupaten-malang-workshop-bahas-soal-hots\/","title":{"rendered":"MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Malang Workshop Bahas soal HOTS"},"content":{"rendered":"<p>Jurnalismalang &#8211; Musyawarah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat sekolah menengah pertama setelah kabupaten Malang memperkenalkan pembahasan soal HOTS dengan tujuan siswa lebih kompeten danmempunyai berpikir kritis.<\/p>\n<p>Sulis, pemateri diseminasi pemanfaatan assessment kompetensi siswa Indonesia menjelaskan bahwa\u00a0acara workshop yang membedah materi soal\u00a0HOTS (Higher Order Thinking Skill).<\/p>\n<p>HOTS didalamnya ada aplikasi berisikan berisikan Kurikulum -13\u00a0 berisikan\u00a0 Sesuai\u00a0 mapel bahasa Indonesia, ilmu pengetahuan alam dan Matematika.<\/p>\n<p>Peserta workshop\u00a0 79 guru bahasa Indonesia dari lembaga SMP negeri dan swasta sekolah kabupaten Malang.<\/p>\n<p>Targetnya agar anak anak tahu soal HOTS yang\u00a0berisi soal normatif, agar anak-anak tidak mengalami kesulitan menyelesaikan sesuai standar Internasional, tetapi Indonesia mempunyai standar sendiri dengan sebutan Assessment kompetensi siswa Indonesia (AKSI).<\/p>\n<p>Materi Soal HOTS\u00a0 mengarah kepada 4C yakni\u00a0Creative,\u00a0Critical thinking, Communicative dan Collaborative.<\/p>\n<p>Pemberlakuan soal HOTS dengan maksud\u00a0 siswa bisa menganalisis persoalan melatih berpikir kritis dan kreatif .<\/p>\n<p>Di aplikasi soal HOTS\u00a0 berisi doal yang menantang mulai soal\u00a0 tentang Drake dan kemampuan yang lainnya.<\/p>\n<p>Seperti soal HOTS dalam mapel bahasa Indonesia membandingkan tokoh satu dengan tokoh\u00a0yang lain disampingnya dengan pengenalan IT.<\/p>\n<p>Wardoyo,ketua musyawarah guru mata pelajaran bahasa Indonesia kabupaten Malang, menambahkan bahwa acara ini mengenalkan kepada siswa lebih siap dalam memahami IT yang dimediasi lewat mata pelajaran.<\/p>\n<p>Pihaknya juga menambahkan, bahwa Perbaikan selanjutnya adalah dalam mengintegrasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) didalam pembelajaran.\u00a0<\/p>\n<p>Karakter yang diperkuat terutama 5 karakter, yaitu: religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Selain PPK pada pembelajaran perlu juga diintegrasikan literasi; keterampilan abad 21 atau diistilahkan dengan 4C (Creative, Critical thinking, Communicative, dan Collaborative); dan HOTS (Higher Order Thinking Skill.<\/p>\n<p>Gerakan PPK perlu mengintegrasikan, memperdalam, memperluas, dan sekaligus menyelaraskan berbagai program dan kegiatan pendidikan karakter yang sudah dilaksanakan sampai sekarang. Dalam hubungan ini pengintegrasian dapat berupa pemaduan kegiatan kelas, luar kelas di sekolah dan luar sekolah. (Yon\/DnD)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnalismalang &#8211; Musyawarah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat sekolah menengah pertama setelah kabupaten Malang memperkenalkan pembahasan soal HOTS dengan tujuan siswa lebih kompeten danmempunyai berpikir kritis. Sulis, pemateri diseminasi pemanfaatan assessment kompetensi siswa Indonesia menjelaskan bahwa\u00a0acara workshop yang membedah materi soal\u00a0HOTS (Higher Order Thinking Skill). HOTS didalamnya ada aplikasi berisikan berisikan Kurikulum -13\u00a0 berisikan\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2716,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-2715","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"views":51,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2715","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2715"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2715\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2717,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2715\/revisions\/2717"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2716"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}