{"id":16222,"date":"2025-03-11T15:11:38","date_gmt":"2025-03-11T08:11:38","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalismalang.com\/?p=16222"},"modified":"2025-03-17T08:02:01","modified_gmt":"2025-03-17T01:02:01","slug":"walikota-malang-wahyu-hidayat-apresiasi-polresta-malang-kota-dalam-operasi-pekat-semeru-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/2025\/03\/11\/walikota-malang-wahyu-hidayat-apresiasi-polresta-malang-kota-dalam-operasi-pekat-semeru-2025\/","title":{"rendered":"Walikota Malang Wahyu Hidayat Apresiasi Polresta Malang Kota Dalam Operasi Pekat Semeru 2025"},"content":{"rendered":"<p>Jurnalismalang, Malang \u2013 Guna menjaga kekhusyukan masyarakat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Polresta Malang melakukan Operasi Pekat Semeru 2025 yang telah berakhir beberapa waktu lalu. Hasilnya, 9 tersangka yang telah lama diincar Kepolisian berhasil diamankan dalam operasi tersebut. <\/p>\n<p>\u201cKeseluruhan ada 41 kasus, yaitu 16 kasus terkait operasi dan non-TO (target operasi) 25 kasus,\u201d jelas Walikota Malang Wahyu Hidayat dalam acara pemusnahan barang bukti di depan Balaikota Malang, Selasa (11\/3). \u201cDan alhamdulillah, berkat Operasi Pekat Semeru kali ini Polresta Malang menempati peringkat ke-7 di jajaran Polda Jawa Timur.\u201d <\/p>\n<p>Uniknya, barang bukti minuman keras mendominasi dengan jumlah sebanyak 1808 botol. Semua dimusnahkan dengan cara dilemparkan hingga botolnya pecah berkeping-keping. \u201cIki guduk lomba nyawat botol rek,\u201d komentar akun Instagram resmi Walikota Malang Wahyu Hidayat mengomentari acara itu. <\/p>\n<p>Sejumlah kasus lain yang berhasil diungkap di antaranya narkoba, prostitusi, pornografi, judi online, kejahatan jalanan (premanisme), dan judi online. Tersangka kasus miras nantinya akan dikenai pasal tipiring (Tindak Pidana Ringan) dan dilakukan pembinaan. <\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250317-WA0012.jpg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"1042\" class=\"alignnone size-full wp-image-16242\" srcset=\"https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250317-WA0012.jpg 1080w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250317-WA0012-300x289.jpg 300w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250317-WA0012-1024x988.jpg 1024w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250317-WA0012-768x741.jpg 768w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250317-WA0012-800x772.jpg 800w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250317-WA0012-1000x965.jpg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/p>\n<p>\u201cDalam operasi Pekat, miras menjadi barang bukti terbanyak. Ini bisa menjadi pemicu terjadinya kejahatan lainnya,\u201d kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono. \u201cProstitusi dan lainnya disesuaikan dengan pasal yang diterapkan, dikembangkan dan dipilih.\u201d <\/p>\n<p>Mengingat juru parkir tanpa dilengkapi izin kini termasuk aksi kejahatan, sejumlah juru parkir liar terciduk dalam operasi tersebut, dan jumlahnya cukup fantastis karena mencapai 21 orang. <\/p>\n<p>\u201cIni adalah bentuk nyata bahwa kami memerangi kejahatan yang dilakukan di Bulan Ramadhan,\u201d tambah Wahyu. \u201cKami berharap masyarakat Kota Malang dapat melaksanakan ibadah Ramadhan dengan aman, nyaman, dan tertib.\u201d (DnD)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnalismalang, Malang \u2013 Guna menjaga kekhusyukan masyarakat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Polresta Malang melakukan Operasi Pekat Semeru 2025 yang telah berakhir beberapa waktu lalu. Hasilnya, 9 tersangka yang telah lama diincar Kepolisian berhasil diamankan dalam operasi tersebut. \u201cKeseluruhan ada 41 kasus, yaitu 16 kasus terkait operasi dan non-TO (target operasi) 25 kasus,\u201d jelas Walikota Malang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16243,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,5],"tags":[],"class_list":["post-16222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kriminal","category-news"],"views":75,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16222","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16222"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16222\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16244,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16222\/revisions\/16244"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}