{"id":13358,"date":"2023-12-29T13:28:17","date_gmt":"2023-12-29T06:28:17","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalismalang.com\/?p=13358"},"modified":"2024-01-02T13:29:04","modified_gmt":"2024-01-02T06:29:04","slug":"pj-walikota-malang-hidayat-libatkan-peran-poktan-cegah-inflasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/2023\/12\/29\/pj-walikota-malang-hidayat-libatkan-peran-poktan-cegah-inflasi\/","title":{"rendered":"Pj. Walikota Malang Hidayat Libatkan Peran Poktan Cegah Inflasi"},"content":{"rendered":"<p>Jurnalismalang &#8211; Pj. Walikota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M terus berjibaku menghambat laju inflasi untuk menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok. Berbagai strategi telah dilakukan, mulai dari menggelar operasi pasar, pasar murah dan membuat Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes.<\/p>\n<p>Menjelang penghujung tahun 2023, Pj. Walikota Malang kembali melakukan langkah konkret dalam upaya pengendalian inflasi dengan melibatkan Kelompok Tani Sumber Rejeki dalam acara panen cabai merah secara simbolis di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Jumat (29\/12\/2023). <\/p>\n<p>Wahyu menyampaikan bahwa  di Kota Malang miliki dua lokasi sebagai penghasil komoditas cabai, yaitu di Kecamatan Kedungkandang dan Kecamatan Lowokwaru. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan warga akan cabai, terutama saat mengalami lonjakan kenaikan harga. \u201cDengan adanya produk dari komoditas cabai yang ada di Kota Malang, kita bisa langsung intervensi terkait harga cabai, agar mereka tidak menjual keluar tapi nanti akan kita beli, dan kita bisa jual kembali kepada pasar-pasar untuk bisa menstabilkan harga,\u201d ungkapnya. <\/p>\n<p>Wahyu menambahkan cabai yang dihasilkan oleh Poktan sumber rejeki akan didistribusikan di Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes yang digalakkanya. Tujuannya agar masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga terjangkau. \u201cHarapannya dengan membeli disini, kita jual dipasar tidak terlalu tinggi. Tapi petani juga akan kita perhatikan, harganya sama dengan harga petani, karena biasanya tingginya itu kan sudah masuk di pasar tapi belinya dipetani juga hampir sama,\u201d tambahnya. <\/p>\n<p>Pada kesempatan ini, Ketua Poktan Sumber Rejeki, Heni Mariana menyampaikan bahwa kondisi tanah di Kelurahan Merjosari tersebut sudah tergradasi sehingga unsur haranya sudah berkurang. Hal ini mengakibatkan kualitas hasil panen yang kurang baik. <\/p>\n<p>Menanggapi hal tersebut, Pj. Walikota Malang menyampaikan bahwa selama ini pupuk yang digunakan adalah pupuk kimia sehingga mengakibatkan turunya kandungan unsur hara dalam tanah.  Untuk mengembalikan unsur hara tanah tersebut, dirinya berupaya untuk memberikan bantuan pupuk organik hasil dari olahan kompos di TPA Supit Urang. \u201cNanti kita koordinasikan dengan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) untuk bisa mengambil, nanti juga akan diedukasi pemakaian kompos tersebut, yang nanti bisa mengembalikan terkait dengan unsur hara ini sehingga kualitas cabenya semakin baik dan apa yang dikeluhkan bisa teratasi,\u201d jelas Wahyu. <\/p>\n<p>Terakhir, Pj. Walikota Malang menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani sumber rejeki yang masih mempertahankan pertanian. \u201cMudah-mudahan dengan sambang tegal dan panen cabai ini  bisa  memberikan pertumbuhan ekonomi yang baik terutama kesejahteraan dari petani cabai,\u201d pungkasnya. (Ef) <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnalismalang &#8211; Pj. Walikota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M terus berjibaku menghambat laju inflasi untuk menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok. Berbagai strategi telah dilakukan, mulai dari menggelar operasi pasar, pasar murah dan membuat Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes. Menjelang penghujung tahun 2023, Pj. Walikota Malang kembali melakukan langkah konkret dalam upaya pengendalian inflasi dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13359,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-13358","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"views":55,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13358","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13358"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13358\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13360,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13358\/revisions\/13360"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13358"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13358"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13358"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}