{"id":13300,"date":"2023-12-23T21:06:45","date_gmt":"2023-12-23T14:06:45","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalismalang.com\/?p=13300"},"modified":"2023-12-25T09:26:22","modified_gmt":"2023-12-25T02:26:22","slug":"chatten-cafe-sebuah-cafe-hidden-gem-di-kota-batu-dengan-sajian-pemandangan-yang-indah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/2023\/12\/23\/chatten-cafe-sebuah-cafe-hidden-gem-di-kota-batu-dengan-sajian-pemandangan-yang-indah\/","title":{"rendered":"Chatten Cafe Sebuah Cafe Hidden Gem di Kota Batu dengan Sajian Pemandangan yang Indah"},"content":{"rendered":"<p>Jurnalismalang.com &#8211; Tingginya tingkat kunjungan wisata ke Kota Malang dan Kota Batu, membuat banyak pengusaha bersaing dalam menjamu wisatawan dalam bidang Food And Beverages (F&#038;B), salah satunya cafe berkonsep Hidden Gem atau Permata yang tersembunyi bernama Chatten Cafe di Kota Wisata Batu Malang, dimana acara Soft Launching Chatten Cafe dilakukan pada Sabtu (23\/12\/2023).<\/p>\n<p>Dadik Wahyu Chang, Owner Chatten Cafe menjelaskan nama cafe miliknya diambil dari bahasa Belanda yang memiliki arti ngobrol, dimana cafe tersebut ingin mengembalikan esensi tentang ngopi yaitu bercengkrama, sehingga tidak ada akses Wifi di Chatten Cafe.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah bisnis F &#038; B ya, target kami tidak hanya fokus menjual makanan dan minuman, tapi kita fokusnya adalah bagaimana ini sebuah tempat yang paling representatif untuk berwisata, jadi targetnya adalah untuk keluarga, terutama keluarga muda,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0058.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"834\" class=\"alignnone size-full wp-image-13303\" srcset=\"https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0058.jpg 1280w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0058-300x195.jpg 300w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0058-1024x667.jpg 1024w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0058-768x500.jpg 768w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0058-800x521.jpg 800w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0058-1000x652.jpg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><br \/>\n(Komunitas ibu-ibu yang menamakan pretty woman turut meramaikan dengan kostumnya yang unik)<\/p>\n<p>Ada banyak fasilitas yang dihadirkan di Chatten Cafe, diantaranya seperti Bar di lantai 1, tempat untuk koloni di lantai 2 dan rooftop di lantai 3, yang ketiganya memiliki fasilitas masing-masing, serta menghadirkan open kitchen, sehingga pengunjung cafe bisa mengetahui kebersihan dapur di Chatten Cafe.<\/p>\n<p>\u201cKita juga ada fasilitas outbond namanya funbond, yang salah satunya kerjasama dengan ciliwung camp. Dan rencananya Januari 2024 nanti kita akan punya fasilitas wisata edukasi kambing. Harapannya nanti cafe ini bisa benar-benar buka untuk publik nanti 31 Desember 2023,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Chef Chatten Cafe, Afrizal menyampaikan menu best seller yang disajikan di Chatten Cafe diantaranya menu Italia yakni Chicken Quesadella dan Premium Steak, dengan platting kualitas hotel, sementara untuk best seller minuman diantaranya coffee gula aren, coklat chatten, kiwi jasmine tea dan kurkuma.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0060.jpg\" alt=\"\" width=\"1156\" height=\"520\" class=\"alignnone size-full wp-image-13302\" srcset=\"https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0060.jpg 1156w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0060-300x135.jpg 300w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0060-1024x461.jpg 1024w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0060-768x345.jpg 768w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0060-800x360.jpg 800w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231223-WA0060-1000x450.jpg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1156px) 100vw, 1156px\" \/><br \/>\n(Antrian pengunjung mulai berdatangan ke Chatten Cafe siang tadi, Sabtu 23\/12\/2023)<\/p>\n<p>\u201cHarga yang paling murah disini mulai dari 28 ribu rupiah sampai nett 128 ribu rupiah, dengan kualitas bahan semuanya premium dan ramuan khusus. Selama musim liburan ini pengunjung meningkat,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Salah satu pengunjung Chatten Cafe yang berasal dari komunitas bernama Pretty Woman, Anita, menyampaikan bahwa kedatangannya di Chatten Cafe, untuk ikut mempromosikan wisata kuliner dan cafe-cafe yang ada di Kota Malang dan Batu, dimana menurutnya menu yang disajikan di Chatten Cafe enak-enak dan recommended.<\/p>\n<p>\u201cKami tadi pesan sup asparagus, enak. Pizza juga enak, minumannya juga enak, recommended untuk dikunjungi. Nanti pasti lebih ramai lagi kalo ada menu barunya,\u201d terangnya.(DnD)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnalismalang.com &#8211; Tingginya tingkat kunjungan wisata ke Kota Malang dan Kota Batu, membuat banyak pengusaha bersaing dalam menjamu wisatawan dalam bidang Food And Beverages (F&#038;B), salah satunya cafe berkonsep Hidden Gem atau Permata yang tersembunyi bernama Chatten Cafe di Kota Wisata Batu Malang, dimana acara Soft Launching Chatten Cafe dilakukan pada Sabtu (23\/12\/2023). Dadik Wahyu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13301,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,8],"tags":[],"class_list":["post-13300","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-wisata"],"views":100,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13300","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13300"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13300\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13307,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13300\/revisions\/13307"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13301"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13300"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13300"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13300"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}