{"id":13121,"date":"2023-12-06T12:28:13","date_gmt":"2023-12-06T05:28:13","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalismalang.com\/?p=13121"},"modified":"2023-12-06T12:28:13","modified_gmt":"2023-12-06T05:28:13","slug":"teliti-limpasan-air-hujan-dan-kanker-gelar-profesor-pun-berhasil-diraih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/2023\/12\/06\/teliti-limpasan-air-hujan-dan-kanker-gelar-profesor-pun-berhasil-diraih\/","title":{"rendered":"Teliti Limpasan Air Hujan Dan Kanker, Gelar Profesor Pun Berhasil Diraih"},"content":{"rendered":"<p>Jurnalismalang.com &#8211; Penelitian tentang limpasan air hujan dan pembangkit biopanas untuk membunuh sel kanker, berhasil mengantarkan Prof. Dr.Eng. Donny Harisuseno, S.T., M.T. dan Prof. Dr. Slamet Wahyudi, S.T., M.T. yang keduanya dari Fakultas Teknik, meraih gelar Profesor, dan dikukuhkan pada Kamis (7\/12\/2023) di Gedung Samantha Krida UB Malang.<\/p>\n<p>Penelitian Prof. Dr. Eng. Donny Harisuseno, S.T., M.T., yang diberi judul  \u201cSYSTEM HYBRID-G2I (GREEN-GRAY INFRASTRUCTURE): SEBUAH PENGELOLAAN LIMPASAN AIR HUJAN BERBASIS KONSERVASI AIR\u201d yang mengantarkannya meraih gelar Profesor, meneliti tentang konsep pengelolaan limpasan air hujan konvensional di wilayah perkotaan, yang masih mengandalkan peran fisik atau saluran untuk mengalirkannya ke sungai, yang dinilai kurang memiliki kemampuan adaptasi yang baik, dalam mengantisipasi permasalahan ketersediaan air.<\/p>\n<p>\u201cDisini saya menggunakan System Hybrid G2I (green-gray infrastructure), konsep untuk mengintegrasikan fungsi infrastruktur fisik drainase dan lingkungan  dalam penanganan limpasan. Keunggulannya ad ketangguhan dan fleksibilitas yang tinggi dalam menangani limpasan permukaan air hujan, yang sekaligus mendukung konservasi air,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, sistem tersebut juga mampu menjamin upaya konservasi air tanah dan permukaan, baik dari aspek kuantitas dan kualitas air sehingga mampu mendukung terwujudnya ketahanan air perkotaan (urban water resilience) tangguh dan adaptif terhadap perubahan iklim.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231206-WA0032.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"719\" class=\"alignnone size-full wp-image-13123\" srcset=\"https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231206-WA0032.jpg 1600w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231206-WA0032-300x135.jpg 300w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231206-WA0032-1024x460.jpg 1024w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231206-WA0032-768x345.jpg 768w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231206-WA0032-1536x690.jpg 1536w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231206-WA0032-800x360.jpg 800w, https:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG-20231206-WA0032-1000x449.jpg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><br \/>\n(Prof. Dr. Eng. Donny Harisuseno, S.T., M.T saat ditemui awak media)<\/p>\n<p>\u201cMeski demikian sistem ini juga ada kelemahannya, yakni soal penerapannya yang masih bersifat lokal dan sangat tergantung ketersediaan ruang fisik yang cukup di area perkotaan,\u201d sambungnya<\/p>\n<p>Sementara itu, Prof. Dr. Slamet Wahyudi, S.T., M.T., dalam pemaparan penelitiannya yang Ia beri judul \u201cTEKNOLOGI MICROWAVE ABLATION (TMA) SEBAGAI PEMBANGKIT BIOPANAS TERHADAP PEMBUNUHAN SEL KANKER\u201d, menyampaikan bahwa penelitiannya adalah salah satu metode untuk mengatasi kanker, dimana Ia menggunakan metode terapi hipertermia yaitu Teknologi Microwave Ablation (TMA). <\/p>\n<p>\u201cTMA ini sebagai pembangkit biopanas dapat digunakan sebagai terapi pembunuhan sel kanker dan terapi hipertermia, yang telah menarik perhatian besar dalam beberapa dekade terakhir dan masih menjadi topik penelitian terkini bagi para peneliti ilmiah\u201d, paparnya.<\/p>\n<p>Intervensi non-bedah ini didasarkan pada pemanasan jaringan hidup pada tingkat tertentu yang menghasilkan pengadukan molekul air.<\/p>\n<p>\u201cAgitasi itu menyebabkan kenaikan suhu, yang menyebabkan kerusakan pada membran sel, dan mampu membunuh sel tumor dalam tubuh,\u201d cetusnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, 2 Profesor lain yang juga dikukuhkan yakni Prof. Dr. Ir. Anik Martinah Hariati, M.Sc., dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), dengan judul penelitiannya yaitu \u201cTEKNOLOGI SINBIOTIK BERBASIS SPORA DALAM MENGATASI LIMBAH PAKAN PADA SISTEM BUDIDAYA IKAN INTENSIF\u201d, yang meneliti tentang teknologi sinbiotik berbasis spora.<\/p>\n<p>Dan Profesor lainnya yakni Prof. Dr. Femiana Gapsari Madhi Fitri, S.T., M.T., dari Fakultas Teknik, dengan penelitiannya yang berjudul \u201cTEKNOLOGI NANO KOMPOSIT DARI LIMBAH ORGANIK (TKO) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI LOGAM\u201d, yang meneliti tentang TKO sebagai inhibitor dan pelapis korosi logam, sebagai solusi untuk menghadapi tantangan berbagai industri. (DnD)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnalismalang.com &#8211; Penelitian tentang limpasan air hujan dan pembangkit biopanas untuk membunuh sel kanker, berhasil mengantarkan Prof. Dr.Eng. Donny Harisuseno, S.T., M.T. dan Prof. Dr. Slamet Wahyudi, S.T., M.T. yang keduanya dari Fakultas Teknik, meraih gelar Profesor, dan dikukuhkan pada Kamis (7\/12\/2023) di Gedung Samantha Krida UB Malang. Penelitian Prof. Dr. Eng. Donny Harisuseno, S.T., [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13122,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-13121","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"views":69,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13121","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13121"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13121\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13124,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13121\/revisions\/13124"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13121"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13121"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13121"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}