{"id":18621,"date":"2026-07-17T23:19:00","date_gmt":"2026-07-17T16:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalismalang.com\/?p=18621"},"modified":"2026-07-22T09:28:30","modified_gmt":"2026-07-22T02:28:30","slug":"usung-lakon-mahapatih-pemersatu-nusantara-smas-katolik-cor-jesu-malang-pukau-penonton-di-pesta-intan-ke-75","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/2026\/07\/17\/usung-lakon-mahapatih-pemersatu-nusantara-smas-katolik-cor-jesu-malang-pukau-penonton-di-pesta-intan-ke-75\/","title":{"rendered":"Usung Lakon Mahapatih Pemersatu Nusantara, SMAS Katolik Cor Jesu Malang Pukau Penonton di Pesta Intan Ke-75"},"content":{"rendered":"<p><strong style=\"font-size: 1em;\">Kota Malang<\/strong><span style=\"font-size: 1em;\"> \u2014 Suasana lapangan SMAS Katolik Cor Jesu Malang tampak semarak dan penuh antusiasme pada sore hari tadi, Jumat (17\/07\/2026). Lembaga pendidikan menengah atas terkemuka tersebut menggelar hajatan tahunan Art Performance yang bertepatan langsung dengan peringatan Pesta Intan atau usia sekolah yang telah menginjak 75 tahun. Sebuah panggung pertunjukan berukuran besar didirikan secara khusus di tengah lapangan sekolah guna menyajikan ragam atraksi seni budaya.<\/span><\/p>\n<p>\u200bKemegahan gelaran tahunan kali ini dikonsep dengan narasi yang mendalam. Ditemui sebelum acara dimulai, Ketua Panitia Cor Jesu Art Performance 2026, Irene Retno Anggraeni, membeberkan bahwa sajian utama acara dikemas dalam format drama kolosal yang mengangkat tema Sang Mahapatih Pemersatu Nusantara.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Pemilihan tema itu seperti menceritakan bahwa di Cor Jesu ini kan terdiri dari berbagai macam budaya, bangsa, kemudian dari berbagai daerah yang banyak perbedaan, nah kita di Cor Jesu itu menyatukan dari banyak perbedaan seperti cerita Mahapatih Pemersatu Nusantara,&#8221; ungkap perempuan yang akrab disapa Rara ini.<\/p>\n<p>\u200bSebanyak 200 siswa dari jenjang kelas X hingga XII dilibatkan secara penuh untuk mengisi acara maupun memegang peranan teknis. Angka ini terbilang lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya melibatkan kelas XI dan XII. Ragam disiplin ilmu seni dipadukan secara harmonis, mulai dari seni teater, vokal, musik instrumen, seni gesek, gitar, tari, hingga penampilan grup musik band.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Jadi ada penampilan teater kemudian nanti yang menyanyi juga dari siswa sendiri, termasuk yang memainkan alat musiknya. Jadi kita sebutnya bahwa para siswa itu sebagai artisnya art performance ini meskipun juga melibatkan beberapa guru di dalamnya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>\u200bTak sebatas pengisi panggung, para siswa yang mengambil konsentrasi seni rupa juga mengambil peran penting dengan menghias dekorasi panggung serta memamerkan deretan karya lukisan di area pameran yang disiapkan panitia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-18624\" src=\"http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Cor-Jesu-01.jpeg\" alt=\"\" width=\"1500\" height=\"844\" srcset=\"http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Cor-Jesu-01.jpeg 1500w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Cor-Jesu-01-300x169.jpeg 300w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Cor-Jesu-01-1024x576.jpeg 1024w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Cor-Jesu-01-768x432.jpeg 768w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Cor-Jesu-01-800x450.jpeg 800w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Cor-Jesu-01-1000x563.jpeg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p>\u200bSementara itu, Kepala Sekolah SMAS Katolik Cor Jesu Malang, Sr. Elisabeth Sri Utami, menegaskan bahwa Art Performance merupakan wadah aplikasi nyata dari kurikulum seni budaya yang dipelajari para siswa sepanjang tahun ajaran. Lewat panggung ini, siswa diajak tidak hanya menguasai teori, tetapi juga berani tampil dan membagikan bakatnya kepada khalayak luas.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Jadi pelajaran seni budaya yang di mana mereka sudah berproses sepanjang tahun. Jadi setiap tahun itu mereka tampilkan dalam bentuk art performance tersebut sehingga mereka tidak hanya belajar pengetahuan saja, tetapi juga menerapkan seluruh pembelajaran khususnya dalam bentuk seni dan menampilkan dalam kegiatan ini. Tujuannya selain belajar, mereka juga belajar tampil, percaya diri, mempersembahkan semua yang dipelajari menjadi sebuah karya seni yang ditampilkan dan dinikmati untuk menampilkan bakat dan kemampuan mereka sesuai apa yang sudah dipelajari dan dipersiapkan,&#8221; ungkap Sr. Elisabeth.<\/p>\n<p>\u200bPeringatan Dies Natalis ke-75 ini juga dimanfaatkan untuk menanamkan kepemimpinan yang berkarakter. Walau sekolah Ursulin memiliki figur teladan perempuan seperti Santa Angela yang bijaksana dan tegas, pihak sekolah sengaja memilih figur sejarah Nusantara seperti Patih Gajah Mada dan Raja Hayam Wuruk pada pergelaran tahun ini.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Sebenarnya kami juga memiliki tokoh perempuan yaitu Santa Angela yang memiliki ketegasan, keberanian sebagai seorang pemimpin yang berani melangkah dan bijaksana karena tidak asal saat mengambil keputusan atau bijaksana dengan pertimbangan baik-baik. Namun kita tidak menampilkannya dalam Art Performance kali ini,&#8221; urainya.<\/p>\n<p>\u200bPerhelatan ini turut mengundang jajaran alumni, termasuk Kapolda Jatim, serta rekan sejawat dari jaringan sekolah Ursulin di Jawa Timur dan Jawa Tengah, meskipun beberapa unit di luar daerah berhalangan hadir karena agenda peringatan serupa. Melalui ketokohan Gajah Mada, Sr. Elisabeth berharap para siswa meresapi nilai-nilai pengorbanan, kolaborasi, dan kerendahan hati dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Sehingga siswa kami ini kami harap juga memiliki semangat dan sifat yang sama dengan nilai-nilai serviam yang kami hidupi seperti daya juang, cinta kasih, persatuan, ketekunan, dan juga persatuan di antara kami sebagai warga kampus khususnya juga TB, TK, SD, SMP, SMA, dan SMK di kampus Cor Jesu Malang ini yang saling menguatkan. Dan bagi siswa tentunya hal tersebut juga menjadikan mereka pemuda yang pemberani, seperti Gajah Mada. Nantinya diharapkan anak-anak kami ini lulus juga menjadi pemimpin-pemimpin yang mampu kreatif, inovatif, tetapi juga tetap mempunyai jiwa rendah hati dan melayani,&#8221; pungkasnya. (Red)<\/p>\n<p>\u200bPerayaan seni budaya tersebut kian lengkap dengan penampilan kolaborasi dari adik-adik peserta didik unit KB, TK, SD, SMP, hingga SMK yang bernaung di bawah Kampus Cor Jesu Malang. (<strong>Red<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Malang \u2014 Suasana lapangan SMAS Katolik Cor Jesu Malang tampak semarak dan penuh antusiasme pada sore hari tadi, Jumat (17\/07\/2026). Lembaga pendidikan menengah atas terkemuka tersebut menggelar hajatan tahunan Art Performance yang bertepatan langsung dengan peringatan Pesta Intan atau usia sekolah yang telah menginjak 75 tahun. Sebuah panggung pertunjukan berukuran besar didirikan secara khusus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18623,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[388,390,323,391,389,88,90,89,393,394,387,392,322],"class_list":["post-18621","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-art-performance-2026","tag-drama-kolosal-nusantara","tag-elisabeth-sri-utami","tag-gajah-mada-cor-jesu","tag-irene-retno-anggraeni","tag-kota-malang","tag-malang","tag-malang-raya","tag-nilai-serviam","tag-pentas-seni-malang","tag-pesta-intan-cor-jesu","tag-sekolah-ursulin-malang","tag-smas-katolik-cor-jesu-malang"],"views":36,"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18621","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18621"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18621\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18626,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18621\/revisions\/18626"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18623"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18621"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18621"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18621"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}