{"id":16825,"date":"2025-06-05T21:29:20","date_gmt":"2025-06-05T14:29:20","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalismalang.com\/?p=16825"},"modified":"2025-06-05T21:29:20","modified_gmt":"2025-06-05T14:29:20","slug":"cjap-2025-merayakan-125-tahun-dedikasi-ursulin-lewat-panggung-seni-spektakuler","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/2025\/06\/05\/cjap-2025-merayakan-125-tahun-dedikasi-ursulin-lewat-panggung-seni-spektakuler\/","title":{"rendered":"CJAP 2025: Merayakan 125 Tahun Dedikasi Ursulin Lewat Panggung Seni Spektakuler"},"content":{"rendered":"<p>Jurnalismalang, Malang \u2014 Cor Jesu Art Performance (CJAP) 2025 kembali digelar di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, membawa semangat baru dalam balutan sejarah panjang pendidikan yang dibawa oleh para Suster Ursulin ke Kota Malang. Tahun ini, perhelatan seni tahunan SMAS Katolik Cor Jesu terasa istimewa karena menjadi bagian dari perayaan 125 tahun karya pelayanan Ursulin di Malang.<\/p>\n<p>CJAP bukan sekadar pertunjukan seni, tapi juga ruang ekspresi dan kolaborasi antarsiswa dari seluruh unit pendidikan Kampus Cor Jesu\u2014mulai dari KB-TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK, serta melibatkan alumni. Dengan mengusung tema besar \u201cCahaya Sancta Trinitas\u201d, panggung CJAP menampilkan pertunjukan lintas disiplin: musik, tari, teater, suara, dan seni rupa.<\/p>\n<p>Kepala SMAS Katolik Cor Jesu, Agatha Ariantini, M.Pd., M.Psi., menyampaikan bahwa CJAP adalah buah dari proses pendidikan yang tidak hanya mengasah kemampuan akademis, tetapi juga karakter dan kreativitas peserta didik. \u201cSetiap langkah di panggung ini adalah bentuk nyata dari nilai SERVIAM\u2014aku mengabdi. Kami ingin siswa belajar memaknai sejarah, mewujudkan semangat kolaborasi, dan menyampaikan pesan lewat seni yang menyentuh hati,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>CJAP merupakan bagian dari ujian praktik Seni Budaya untuk siswa kelas X dan XI, namun tidak hanya berhenti pada aspek penilaian. Pertunjukan ini sudah menjadi ajang prestise internal Cor Jesu yang setiap tahun menampilkan bakat luar biasa dari generasi muda. Penonton diajak menikmati harmoni gerak, nada, dan warna yang menjadi wujud persembahan cinta untuk 125 tahun perjalanan panjang Ursulin di Malang.<\/p>\n<p>Ketua panitia CJAP 2025, Alinia Indraswari, S.Pd., menegaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan acara ini dikerjakan dengan semangat gotong royong dan dedikasi tinggi. \u201cKami tidak hanya menyiapkan pertunjukan. Kami membangun cerita. Anak-anak kami ajak menggali sejarah lembaga ini, memahami makna keberadaan Ursulin di Malang, lalu menerjemahkannya dalam bentuk karya seni,\u201d jelas Alinia.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250605-WA0094.jpg\" alt=\"\" width=\"1536\" height=\"1536\" class=\"alignnone size-full wp-image-16827\" srcset=\"http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250605-WA0094.jpg 1536w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250605-WA0094-300x300.jpg 300w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250605-WA0094-1024x1024.jpg 1024w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250605-WA0094-150x150.jpg 150w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250605-WA0094-768x768.jpg 768w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250605-WA0094-800x800.jpg 800w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250605-WA0094-1000x1000.jpg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1536px) 100vw, 1536px\" \/><br \/>\n(Ketua Yayasan Dhira Bhakti, C. Fitri Murniati, OSU.,saat ditemui jelang dimulainya Art Performance 2025 Kampus Cor Jesu)<\/p>\n<p>Sejarah kehadiran Ursulin di Malang dimulai pada 6 Februari 1900, saat empat suster pionir\u2014M\u00e8re Ang\u00e8le Flecken, M\u00e8re Xavier Smets, M\u00e8re Aldegonde Flecken, dan M\u00e8re Martha Bierings\u2014mendirikan sekolah dan biara Katolik pertama di kota ini. Di tengah keterbatasan infrastruktur dan akses pendidikan, para suster berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang layak bagi anak-anak. Komitmen itu tidak pernah surut, bahkan saat menghadapi masa-masa sulit seperti pendudukan Jepang hingga era pandemi.<\/p>\n<p>CJAP 2025 juga menampilkan pameran seni rupa karya siswa, menyoroti kekuatan ekspresi visual dan daya cipta generasi muda. Melalui karya-karya tersebut, penonton dapat melihat bagaimana para siswa menyikapi sejarah, budaya, dan nilai-nilai iman dalam konteks kekinian.<\/p>\n<p>Ketua Yayasan Dhira Bhakti, C. Fitri Murniati, OSU., menyampaikan apresiasinya atas dedikasi seluruh warga sekolah dalam menyelenggarakan CJAP. \u201cKami melihat panggung ini bukan hanya sebagai pertunjukan, tetapi sebagai ruang pertumbuhan. Di sinilah nilai-nilai spiritual, kreativitas, dan kebersamaan bersatu. Semangat SERVIAM yang diwariskan para pendahulu terus hidup melalui anak-anak muda ini,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dengan menampilkan lebih dari sekadar seni, CJAP 2025 menjadi simbol keberlanjutan karya pendidikan Ursulin\u2014yang telah menanamkan benih pelayanan sejak abad ke-20 dan terus menyinari hingga abad ke-21. Acara ini bukan hanya menjadi refleksi sejarah, tetapi juga harapan akan masa depan yang terus bertumbuh dalam semangat kasih dan pengabdian. (DnD)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnalismalang, Malang \u2014 Cor Jesu Art Performance (CJAP) 2025 kembali digelar di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, membawa semangat baru dalam balutan sejarah panjang pendidikan yang dibawa oleh para Suster Ursulin ke Kota Malang. Tahun ini, perhelatan seni tahunan SMAS Katolik Cor Jesu terasa istimewa karena menjadi bagian dari perayaan 125 tahun karya pelayanan Ursulin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16826,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,5],"tags":[],"class_list":["post-16825","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","category-news"],"views":84,"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16825","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16825"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16825\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16828,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16825\/revisions\/16828"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16826"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16825"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16825"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16825"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}