{"id":12988,"date":"2023-11-22T08:41:35","date_gmt":"2023-11-22T01:41:35","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalismalang.com\/?p=12988"},"modified":"2023-11-24T08:49:09","modified_gmt":"2023-11-24T01:49:09","slug":"jargon-baru-kota-malang-mbois-ilakes-made-ternyata-akronimnya-luar-biasa","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/2023\/11\/22\/jargon-baru-kota-malang-mbois-ilakes-made-ternyata-akronimnya-luar-biasa\/","title":{"rendered":"Jargon Baru Kota Malang \u201cMbois Ilakes\u201d ,  Made : Ternyata Akronimnya Luar Biasa"},"content":{"rendered":"<p>Jurnalismalang.com &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menyoroti jargon baru Kota Malang \u201cMbois Ilakes\u201d, yang sering didengungkan oleh Pj Walikota Malang, Wahyu Hidayat, dalam setiap agenda kegiatannya di beberapa kesempatan.<\/p>\n<p>Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika,SE., mengatakan, kurangnya sosialisasi terkait jargon baru tersebut menjadi titik kelemahan tersendiri, padahal Kota Malang adalah Kota yang sangat Heterogen, dimana penerjemahan kata Mbois antara anak muda, orang tua dan beberapa komponen masyarakat, pastinya berbeda-beda.<\/p>\n<p>\u201cKalau bermartabat itu jelas, akronim bermartabat itu sebenarnya ada yang juga singkatannya, tapi kan bermartabat asosiasi seseorang sudah jelas. Tapi Mbois Ilakes ini diterjemahkan berbeda, apalagi Kota Malang ini sangat heterogen. Anak muda, orang tua dan beberapa komponen masyarakat menerjemahkan kata mbois itu berbeda-beda,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Made yang notabene Ketua DPRD, mengaku baru kali ini mendengar jargon tersebut, oleh karena itu Ia tidak pernah menyampaikan jargon tersebut, namun setelah mengetahui bahwa mbois ilakes adalah akronim yang luar biasa, yakni Mandiri, Berbudaya, Optimis, Indah, Sejahtera, Inovatif, Lestari, Adaptif, Kolaboratif, Efisien dan Sinergi, Ia pun mengacungi jempol jargob baru Kota Malang tersebut.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231124-WA0011.jpg\" alt=\"\" width=\"1481\" height=\"914\" class=\"alignnone size-full wp-image-12991\" srcset=\"http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231124-WA0011.jpg 1481w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231124-WA0011-300x185.jpg 300w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231124-WA0011-1024x632.jpg 1024w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231124-WA0011-768x474.jpg 768w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231124-WA0011-800x494.jpg 800w, http:\/\/jurnalismalang.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231124-WA0011-1000x617.jpg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 1481px) 100vw, 1481px\" \/><br \/>\n(Inilah arti dari jargon Malang Mbois Ilakes)<\/p>\n<p>\u201cTapi setelah saya tahu dan tadi disampaikan akronim Mbois Ilakes yang luar biasa, siapa yang tidak mau seperti itu. Nah inilah jangan diplesetkan lain-lain, bahwa Mbois Ilakes itu ini,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Senada dengan Made, Pj Walikota Malang, Wahyu Hidayat pun mengakui bahwa kurangnya sosialisasi membuat jargon baru Kota Malang \u201cMbois Ilakes\u201d, sempat menjadi multitafsir oleh beberapa pihak, namun sebelumnya Ia sudah menyampaikan jargon baru itu disetiap acara, serta meminta OPD dan pihak terkait untuk ikut menyampaikan, dan sudah tertulis dalam Surat Edaran Walikota Malang.<\/p>\n<p>\u201cInikan dari Arek Malang, oleh Arek Malang untuk Arek Malang, akhirnya ketemu Mbois Ilakes. Kalau soal multitafsir, ya hanya kurang sosialisasi saja. Padahal Surat Edaran Walikota Malang juga sudah kita sampaikan. Kurang sosialisasi saja,\u201d terang Wahyu.(DnD)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnalismalang.com &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menyoroti jargon baru Kota Malang \u201cMbois Ilakes\u201d, yang sering didengungkan oleh Pj Walikota Malang, Wahyu Hidayat, dalam setiap agenda kegiatannya di beberapa kesempatan. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika,SE., mengatakan, kurangnya sosialisasi terkait jargon baru tersebut menjadi titik kelemahan tersendiri, padahal Kota Malang adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12990,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-12988","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"views":71,"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12988","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12988"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12988\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12992,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12988\/revisions\/12992"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12990"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12988"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12988"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/jurnalismalang.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12988"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}