👁 775 views since September 25, 2026

ROG AI Masterclass Hadir di Kota Malang, Kenalkan Pemanfaatan AI Lokal Tanpa Internet

Peserta ROG AI Masterclass dengan laptop gaming ROG (Foto : Ist)

Kota Malang – ASUS Republic of Gamers (ROG) memperluas edukasi mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) melalui ROG AI Masterclass di Kota Malang. Kegiatan ini menjadi kota kedua setelah Yogyakarta dan diikuti kalangan komunitas digital, profesional, serta pekerja kreatif yang ingin mengoptimalkan teknologi AI untuk menunjang aktivitas mereka.

Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, menyebut perkembangan AI yang berlangsung cepat perlu diikuti dengan peningkatan literasi masyarakat. Karena itu, ROG AI Masterclass tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan produk gaming, tetapi juga memberikan pemahaman praktis terkait pemanfaatan AI dalam pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.

“AI kini bukan lagi teknologi masa depan, melainkan bagian dari kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. Melalui ROG AI Masterclass, kami ingin membantu komunitas memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara praktis untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan kualitas kerja,” ujar Lenny Lin.

Salah satu materi yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut yakni Local AI. Teknologi ini memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung melalui laptop sehingga pengguna tidak harus selalu terhubung dengan internet. Menurut Lenny, keberadaan Local AI memberikan pilihan bagi pengguna yang menginginkan akses AI secara lebih fleksibel tanpa sepenuhnya bergantung pada platform berbasis cloud yang umumnya menggunakan sistem langganan atau token.

Lenny menjelaskan, pemrosesan AI langsung di perangkat memberikan sejumlah manfaat, terutama dalam menjaga privasi dan memberikan keleluasaan kepada pengguna. “Di laptop ASUS ROG bisa menjalankan AI secara lokal tanpa internet.

Tujuannya bukan soal mengadu mana yang paling bagus dengan AI cloud. Namun, dengan menjalankan AI di laptop sendiri, ada beberapa manfaat yang didapatkan, terutama dari sisi privasi data, fleksibilitas penggunaan, dan kemampuan menyesuaikan model AI dengan kebutuhan pengguna,” jelasnya.

Menurutnya, konsep tersebut juga dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang bekerja dengan informasi bersifat sensitif. Data dapat diproses langsung melalui perangkat tanpa perlu dikirimkan ke layanan cloud. Selain itu, Local AI memungkinkan pengguna tetap menjalankan berbagai kebutuhan AI saat berada di lokasi yang memiliki keterbatasan jaringan, seperti dalam perjalanan menggunakan pesawat maupun kereta api.

Dari sisi performa, perangkat ASUS ROG dirancang dengan dukungan sistem pendinginan untuk menjaga kestabilan ketika digunakan menjalankan proses komputasi AI dalam waktu panjang. Pengguna juga memiliki keleluasaan memilih model AI yang sesuai dengan kebutuhan. “Kalau di ASUS ROG, penggunaannya lokal, tidak menggunakan token. Jadi, kalau dianggap sebagai biaya, anggaplah sebagai investasi karena AI-nya bisa digunakan terus-menerus,” ungkap Lenny.

Dalam kegiatan tersebut, ASUS ROG berkolaborasi dengan Mindplace untuk menggelar workshop dan diskusi. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan AI untuk membangun ruang kerja, menyusun alur kerja yang lebih efektif, menggunakan AI Agent untuk membantu otomatisasi pekerjaan, serta mengaplikasikan Local AI dalam kebutuhan profesional dan kreatif.

Peserta juga mendapat kesempatan mencoba secara langsung sejumlah perangkat ASUS ROG dan TUF Gaming. Produk yang diperkenalkan di antaranya ROG Zephyrus Duo, ROG Flow Z13 Kojima Productions, ROG Zephyrus G16, ROG Strix SCAR 18, ASUS TUF Gaming F16, dan TUF Gaming A14.

Selain lini premium, ASUS ROG turut menghadirkan pilihan perangkat gaming yang lebih terjangkau melalui ROG Strix G dan ASUS TUF Gaming. Langkah tersebut dilakukan untuk menjangkau pengguna dengan kebutuhan dan segmen yang lebih beragam. Para peserta juga memperoleh sertifikat sebagai bukti keikutsertaan yang dapat digunakan untuk melengkapi portofolio.

ROG AI Masterclass selanjutnya direncanakan berlanjut ke sejumlah kota lain di Indonesia. ASUS ROG menargetkan kegiatan tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap edukasi AI sekaligus mendorong penggunaan teknologi kecerdasan buatan secara lebih produktif dalam berbagai bidang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top