Mahasiswa Papua Sepakat Amankan dan Dukung Pilpres – Pileg di Malang

Jurnalismalang – Banyaknya Mahasiswa Papua yang melakukan study di Malang sangat berpotensi melakukan golput atau tidak mencoblos pada gelaran Pemilihan Umum 17 April mendatang, untuk itu Polres Malang Kota merangkul semua mahasiswa asal Papua untuk mengikuti dialog demi menjaga keutuhan NKRI, dengan cara turut berpartisipasi aktif mengurus formulir A5 dan memilih Presiden dan DPR RI dari Malang.

Ketua Tim Baintelkam Mabes Polri Kombes Pol Dr. H. Kasmen, ME yang memimpin acara pertemuan disalah satu hotel di Kota Malang menyampaikan, hadirnya Polri disini untuk bersilaturahmi, kami bangga melihat adik-adik sekalian, saya rombongan dari Mabes Polri dan saya juga pernah kuliah di UI dan kemudian masuk jadi Polisi, saya akui enak jadi mahasiswa dan aktivis kampusnya.

” Saya pernah ikut demo sebelum jadi Polisi tapi anehnya, saat saya jadi polisi dan Alhamdulilah bisa ketemu dengan rekan-rekan mahasiswa asal Papua. Untuk itu kita harus menjaga situasi aman dalam pemilu 2019 yaitu tanggal 17 April 2019, mari kita dukung dan sukseskan Pesta Demokrasi, karena peran pemuda sangat penting untuk kemajuan Negara kita. Silahkan pilih sesuai hati nurani teman-teman,” ungkapnya.

Kombes Pol Dr. H. Kasmen, ME menambahkan, Mabes Polri bersilaturahmi dengan mahasiswa, bertujuan untuk menjaga situasi aman dan demi keutuhan NKRI dengan menghilangkan kesan, bahwa ketemu dari Mabes Polri tidak ada untungnya dan kita bersama jaga keamanan dengan TNI Polri.

Sementara itu Kasat Intelkam Polres Malang Kota AKP Budi Winarto, SH, MH menambahkan, Kota Malang ada tradisi budaya Salam satu Jiwa “Arema”, di Kota Malang ada 200.000 mahasiswa dan 40.000 mahasiswa diantaranya berasal dari luar kota Malang.

“Kami mengingatkan agar yang hadir disini tidak Golput, dengan menggunakan formulir A-5 yang telah disediakan oleh KPU. Potensi Malang sangat bagus untuk belajar, terutama masalah wisata, jadi rugi kalau adik adik hanya kuliah saja di sini, manfaatkan waktu untuk membina kemampuan. Papua masuk Indonesia karena bekas penjajahan Belanda, mari kita terima pluralisme dan kebhinnekaan, karena banyak negara lain heran kepada Indonesia yang terdiri banyak suku, ternyata bisa bersatu, itulah kelebihan bangsa Indonesia, ” ungkap Kasat Intelkam Polres Malang Kota itu.

Untuk diketahui dalam acara tersebut hadir Ketua Tim Baintelkam Mabes Polri Kombes Pol Dr. H. Kasmen, ME, Anggota Tim Baintelkam Mabes Polri (AKBP Wayan), Kasat Intelkam Polres Malang Kota (AKP Budi Winarto, SH, MH) dan para Mahasiswa asal Papua yang belajar di Kota Malang. (DnD)

Share

PinIt
submit to reddit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top